Scalping (strategy)

Artikel ini membicarakan strategi trading yaitu Scalping. (Saya tidak merekomendasikan menggunakan strategi karena kemungkinan kehilangan deposit cukup besar). Tidak ada pilihan yang pasti mengenai pendekatan trading ini, namun Scalping menarik dan akan selalu menarik. Mengapa Scalping begitu menarik? Mungkin karena Scalping merupakan salah satu metode untuk memperoleh keuntungan dengan cepat dalam Forex. 

Prinsip utama dalam Scalping adalah pemasukkan dalam pergerakkan harga intraday
Trading Intraday muncul bersamaan dengan bursa saham pertama. Yang lebih mudah adalah membeli sesuatu yang lebih murah di pagi hari saat saham terbuka dan pada akhir hari, menjualnya dengan harga yang lebih tinggi. Dari permulaan, trading intraday tersedia hanya untuk anggota pasar saham, karena diharuskan untuk berada dalam eksekusi deal. Namun kemajuan teknologi tidak diam saja. Telegram, kemudian telepon muncul. Kebutuhan untuk berada pada bursa saham hilang, dan hasilnya, jumlah tradign dengan spekulasi jangka pendek mulai meningkat. Telegram menyediakan kuotasi saham dan telepon menjadi cara untuk mengirim permintaan pada broker. Trading seperti ini populer sampai akhirnya komputer dan jaringannya diciptakan. 

Setelah kemunculan internet, trading pada pasar yang berbeda seperti, bursa saham, forex tersedia untuk semua orang. Dan bersamaan dengan pengembangan terminal trading pengiriman kuotasi ke layar dan mempermudah eksekusi dengan cepat, trading intraday banyak diminati. 

Pasar forex menetapkan Scalping dalam cara yang terbaik. Mengapa? Scalping memungkinkan untuk melakukan trading dalam forex dengan jumlah 100-500 kali melebihi deposit yang memudahkan dalam menghasilkan profit yang signifikan. plus, pasar forex memiliki perubahan yang lebih besar. Dalam rata-rata, mata uang membuat 50-100 poin dalam satu hari. Namun, hal ini dapat dikalkulasikan jika kita mempertimbangkan harga dalam pembukaan hari dan harga pada penutupan hari. Namun, jika kita mengingat bahwa nilai mata uang tidak terus-menerus naik dalam satu hari, tetapi membuat fluktuasi yang signifikan, maka akan menjadi akhir bahwa pergerakan mata uang untuk lebih banyak poin untuk satu hari. 

Tugas para Scalper adalah untuk mendapatkan uang dalam setiap pergerakkan Micro. Selama satu hari beberapa trader membuat lebih dari 100 deal, periode posisi ini terjadi dalam beberapa menit. Untuk beberapa menit tersebut, pasar forex membuat pergerakkan dalam arah yang benar dengan beberapa pip, yang diambil scalper sebagai profit setelah penutupan posisi. Tentu saja, profit posisi ini kecil, namun dapat mencapai jumlah yang signifikan jika ditotalkan. 

Deal tidak selalu menguntungkan dan jika pasar bergerak di arah berlawanan, posisi harus ditutup dengan cepat tanpa penyesalan, jika tidak, kerugiannya akan besar. 

Peraturan dalam Scalping klasik:

Scalping adalah pergerakkan pada seluruh pergerakan mikro yang melebihi spread ganda dan harga penurunan. 

Scalper tidak peduli mengenai dimana pasar bergerak, hal utamanya adalah Oscillator yang kuat.
Manajemen resiko yang ketat - penutupan posisi dengan cadangan yang terkecil. Penetapan profit pada akhir hari. 

Strategi Scalping sedikit rumit, namun, hampir seluruh pemula mencoba melakukan trading dengan cara ini.
Mari kita pertimbangkan kerugiannya: 

Dalam scalping, level stop-loss sangat dekat dengan pasar. Dalam menetapkan level ini, kemungkinan menangkap stop-loss pada pergerakkan pasar sangat kuat. Keputusan paling sederhana adalah tidak menggunakan stop-los, kemudian cukup dengan pergerakkan pasar yang kuat terhadap anda untuk membatalkan pencapaian anda sebelumnya bahkan membuat anda kehilangan deposit anda. 

Dan mungkin, kerugian utama adalah tekanan yang terus menerus. 

Scalping menunjukkan keberadaan terus menerus pada pasar, ini berarti tekanan akan terus ada. Anda harus memiliki kekuasaan diri yang kuat untuk bertahan pada kondisi trading saat ini. Jadi jika anda melakukan trading untuk waktu yang lama dalam kondisi ini, anda akan kehilangan deposit anda. Dan waktu yang dihabiskan mungkin berbeda-beda untuk setiap orang. 

Kemajuan tidak terus terjadi. 

Bersamaan dengan pengembangan software, scalping dengan penggunaan sistem trading menjadi semakin populer. Scalping perlahan berubah dari pengawasan harian pada kuotasi di layar menjadi penulisan dan perbaikkan terus-menerus dalam program yang bekerja sepanjang sesi trading dan mengumpulkan setiap uang pada setiap pergerakkan. Pendapat saya: sistem mekanisme trading untuk scalping tidak tertulis karena intuisi trader berperan pernting dalam strategi ini. Namun program dapat membuat semuanya lebih mudah. Ini hanya pendapat saya; anda harus berusaha sendiri. 

Di akhir artikel ini, saya ingin mengutip paragraf dari wawancara dengan Scalper terkenal Paramon: "Bagi saya Scalping adalah metode trading yang mengikuti sistem psikomotorik saya. Sama seperti strategi lainnya, Scalping memiliki manfaat dan kerugian. Contohnya, dalam trading jangka panjang, kita memiliki banyak waktu, kita tidak memiliki itu dalam Scalping; saat menggunakan Scalping, diharuskan bekerja sepanjang sesi trading dan pada akhir trading anda akan merasakan kelelahan, namun dari sudut pandang lain, Scalper dapat menghasilkan jauh lebih banyak dari trader jangka menengah atau jangka panjang. Selain itu, proses pergerakan harga selalu didepan mata anda dan anda selalu dengan cepat beraksi dalam perubahan apapun pada pasar dan tipe trading melelahkan ini memudahkan anda mengumpulkan pengalaman yang tidak berharga. Anda mulai mengerti perubahan harga dari beberapa pasangan mata uang, mulai merasakan dan memperkirakan."

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Untuk mendapatkan rebate dari broker lain, silahkan lihat disini
perhatian: untuk akun rebate mingguan/bulanan yang sudah jarang melakukan trading, akan kami kembalikan ke default rebate harian. Jika masih ingin dikembalikan ke mingguan/bulanan diharapkan untuk konfirmasi ulang.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...